Makanan Olahan Bandung

0 komentar

Masak apa ya hari ini..

Sering banget ga si, ada di posisi ini?
Terutama buat ibu-ibu yang setiap hari bergelut di dunia per-dapuran pasti sering dapet topik kaya gini ya 😁

"Duh masak apa ya, yang murah, ga ribet, tinggal sat set sat set jadi"
Dan tentu rasa enak adalah syarat utama

Buat ibu2 yang berada di sekitaran Summarecon, Bandung GedeBage, Derwati, dan sekitarnya
Boleh cobain mampir ke Pasar Sinpansa, Summarecon Bandung Lapak 069
Ada berbagai macam makanan olahan yang praktis, harga terjangkau, dan dijamin rasanya endull alias enaakk betul.



Untuk info detail menu masakan klik disini

MAREMA FOOD Jagonya Makanan Olahan PASAR SUMMARECON BANDUNG L069

0 komentar

Ada promo free Ongkir untuk warga Summarecon Bandung
atau radius 2km dari Pasar Sinpansa, Summarecon Bandung ya

Silahkan hubungi kami untuk pemesanan klik disini

Berikut list menu & harganya ibu-ibu 🙏


1. Ayam Ungkep Kuning/Bakar




2. Dendeng Kere Daging Ayam





Chrisye - Kala Cinta Menggoda

0 komentar

MENGEMBALIKAN GRUB UBUNTU YANG HILANG

0 komentar

duh,, duhh, duuuuuuuhhhh,,,
lagi-lagi lab teknik switchingku tercinta menjadi kandang virus,,
mana yang dateng maen culak-colok aja lagi,,
solusi yang paling handal ketika anda mendapatkan laptop bervirus dan ternyata bapak "explorer.exe" udah kena dan gbs diapa2in adalah ...

FORMAT & INSTALL ULANG

AGGHH.. menyebalkan memang laptop yang tadinya ber-GRUB karena memakai dual booting ubuntu dan windows pas udah di install ulang..
jeng.. jeng.. jeng..
mana GRUBnya ilang,, langsung otomatis masuk ke windows aja nih,,
but you don't have to worry, yang artinya adalah jangan buru2 install ulang ubuntu-nya juga (nyambung emang yak)
hihihi

langkah epektip & episien buat mengembalikan GRUBmu adalah

  1. PC & Live CD ubuntu Persiapkan PC yang GRUBnya ilang (ya iyalaahh) dan Live CD ubuntu (CD ubuntu nya itu looo)
  2. Masukkan Live CD ke CD rom kalian,, sebelumnya pastikan PC / laptop melakukan booting pertama pada CD rom kalian dengan masuk menu pilihan first boot pada BIOS
  3. Tunggu booting ubuntu lalu pilih menu Try Ubuntu (without any change on your computer)
  4. Nahh keluar Desktop ubuntu lalu masuk ke terminal (Application -> Accesoris -> Terminal)
  5. Ketikkan perintah seperti ini,
$ sudo grub

6. Lalu setelah masuk grub, ketik
grub> find /boot/grub/stage1
misal didapat (hd0,3), hasil yang diperoleh berbeda tiap komputer

7. Lalu ketikkan
grub > root (hd0,3)
grub > setup (hd0)
8. Saat proses instalasi sudah selesai dan sukses,, ketik
grub > quit
9. Restart komputer kalian
reboot
HOREEEEEE...

dengan melakukan langkah2 diatas saya berhasil mengembalikan GRUB yang hilang,,, kalo kamu??

NB : gunakan Live CD yang sesuai dengan ubuntu yang telah terinstall sebelumnya,, misal yang udah terinstall ubuntu 8.04 gunakan Live CD ubuntu 8.04 jangan yang lain karena seringkali terjadi error




PAPERCRAFT

0 komentar
























http://www.smileycodes.infoOK,, sayah nyerah kalo yang satu ini,, berawal tak sengaja melirik melihat menengok melototin salah satu barang aneh yang ditemukan di sekre SWS,,
persis di atas daripada TV yang tak kunjung dimatikan karena saking bingungnya orang-orang disana apa yang harus dilakukan (sumpah ga produktif),, hahahaha
disitulah berada daripadanya ane bertemu dengan PAPERCRAFT,,
langsung tertarik?? TIDAK SAMA SEKALI
http://www.smileycodes.info2minggu berselang dari kejadian yang menurut sebagian orang (termasuk sayah) tidak penting,, hihihi,, akhirnya terbersitlah yah (kalo kata orang perempatan buah batu mah "terlintas") sebuah ide untuk iseng mencari bahan dari papercraft
bertemulah dengan design ciamik, keempat papercraft diatas

http://www.smileycodes.info GOD DAM**N !!!

IT'S GONNA BE MY NEW HOBBY I GUESS
hihi,, IT'S FUN
LETS PRINT, CUT, FOLD, AND GLUE

KACAPI SULING

0 komentar

Kacapi Suling merupakan perangkat waditra Sunda yang terdapat hampir di setiap daerah di Tatar Sunda. Waditranya terdiri dari Kacapi dan Suling. Kacapinya terdiri dari Kacapi Indung atau Kacapi Parahu atau Kacapi Gelung.
Selain disajikan secara instrumentalia, Kacapi Suling juga dapat digunakan untuk mengiringi Juru Sekar yang melantunkan lagu secara Anggana Sekar atau Rampak Sekar. Lagu yang di sajikannya di antaranya : Sinom Degung, Kaleon, Talutur dan lain sebagainya.

Laras yang di pergunakannya adalah laras Salendro, Pelog atau Sorog. Berbeda dengan sebutan Kacapi Suling atau Kacapian bila menggunakan Kacapi Siter. Sudah lazim selain Kacapi Siter dan Suling di tambah pula 1 (sate) set Kendang dan 1 (satu) set Goong. Laras yang di pergunakannya sama seperti laras yang biasa di pergunakan pertunjukan Kacapi Suling yang mempergunakan Kacapi Parahu yaitu" laras Salendro, Pelog, Sorog. Kecapi Suling yang mempergunakan Kecapi Siter, selain menyajikan instrumentalia juga di pergunakan untuk mengiringi nyanyian (kawih) baik secara Anggana Sekar maupun secara Rampak Sekar.

Lagu-lagu yang disajikan secara Anggana Sekar yaitu seperti : Malati di Gunung Guntur, Sagagang Kembang Ros dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Rampak Sekar di antaranya Seuneu Bandung, Lemah Cai dan lain sebagainya.

http://www.smileycodes.info Dalam perkembangannya baik Kacapi Suling yang menggunakan Kacapi Parahu maupun Kacapi Sitter, sexing di pergunakan untuk mengiringi Narasi Sunda dalam acara Ngaras dan Siraman Panganten Sunda, Siraman Budak Sunatan, Siraman Tingkeban. Selain instrumentalia disajikan pula lagu-lagu yang rumpakanya disesuaikan dengan kebutuhan acara yang akan di laksanakan. Lagu yang disajikan diambil dari lagu-lagu Tembang Sunda

Seperti diantaranya Candrawulan, Jemplang Karang, Kapati-pati atau Kaleon dan lain sebagainya. Ada pula yang mengambil lagu-lagu kawih atau lagu Panambih pada Tembang Sunda seperti di antaranya Senggot Pangemat, Pupunden Ati dan lain sebagainya.

http://www.smileycodes.info Disamping perangkat Kecapi dan Suling ada pula perangkat Kecapi Biola dan Kecapi Rebab yang membawakan lagu-lagu yang sama. Dalam penyajiannya, Kecapi memainkan bagian kerangka iramanya sedangkan bagian lagunya di mainkan oleh Suling, Biola atau Rebab. Adapun tangga nada atau laras yang dalam Karawitan Sunda di sebut dengan Surupan, ada pula yang di sebut dengan Salendro, Pelog dan Sorog.

Kacapi Suling kini banyak di gemari para Kawula Muda, baik di pedesaan mau pun di perkotaan. Karena untuk mempelajarinya bisa meniru dari kaset rekaman Kacapi Suling yang banyak beredar di masyarakat.

Khusus untuk alat kecapinya, saat ini sering digunakan oleh beberapa group seni ¿lawak¿ sebagai pengiring. Seperti halnya yang sering dilihat, pada pertunjukan ¿Mang Ukok¿. Kecapi menjadi pelengkap utama yang lantunannya tidak saja mengiringi lagu-lagu Sunda, tapi juga lagu asing.

Sumber : peperonity.com

CALUNG

0 komentar


Jika ditinjau dari hasil karya seni, kata “calung” memiliki dua arti, yaitu sebagai alat karawitan (waditra) dan sebagai Seni Pertunjukan.

Pengertian Calung, sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam Kamus Umum Basa Sunda, terbitan Lembaga Basa dan Sastra Sunda, artinya “tatabeuhan tina awi guluntungan, aya nu siga gambang, aya nu ditiir sarta ditakolannana bari dijingjing”.

Bahan baku pembuatan calung mempergunakan bambu. Bambu yang biasa dipergunakan untuk membuat calung adalah bambu wulung atau dikenal nama awi wulung yang berwarna hitam atau putih.

Berdasarkan modelnya, calung memiliki ragam bentuk dan jenisnya, diantaranya : Calung Rantay, Gambang Calung, Gamelan Calung dan Calung Jingjing yang saat ini banyak dikenal oleh masyarakat dengan nama Calung saja.

Perangkat calung jingjing dalam bahasan Sarasehan Seni Calung Jawa Barat yang diselenggarakan pada tahun 80-an terdiri dari: Calung Melodi disebut “kingking”, Calung Angkob Panyemen disebut “panempas”, Calung Pangiring disebut “Jongjrong”, Calung Kolotomik disebut “Gonggong” dan Kosrek atau Kolotok yang merupakan alat tambahan. Semua waditra diatas merupakan satu kesatuan dalam seni pertunjukan Calung.

Teknik baku atau dasar membunyikan Calung adalah dipukul dengan mempergunakan alat pukul (ditakol). Tangan kiri memegang sematnya dan tangan kanan memukul batang-batang calung sesuai dengan nada yang diinginkan. Bagian yang dipukul adalah bidang depan (beungeut), sedangkan yang dipukulny pas di tengah-tengah antara ujung puhu dan lubang simpul pada bagian congo.

Ada beberapa motif pukulan dalam memainkan calung, yaitu: dimelodi, dikeleter, dikemprang, diraeh, dicaruk, dirincik, diracek, salancar dan dikotrek.

Oleh karena itu persiapan dalam penataan materi pertunjukan Calung harus direncanakan sebaik-baiknya. Para pemainnya juga harus kreatif dalam upaya meningkatkan keterampilan (skill), serta kemampuan dalam wawasan seni pentas. Harus diperhitungkan pula dengan matang mengenai situasi dan kondisi masyarakat yang akan dihiburnya. Hal lain yang lebih penting selain unsur hiburan, pada dasarnya pertunjukan calung dapat dijadikan alat komunikasi yang mengandung beberapa aspek antara lain penerangan dan pendidikan.

sumber : www.sunda.net

Testing template baru

0 komentar

http://www.smileycodes.infoberasa ganti pake baju baru braii,,
haikhaikhaikk,,

sayah ga pinter nulis,,
tapi yaahh lumayan lah buat UTS atau uas aja sih bisa,,

GOYANG SUSIS-SULE

0 komentar



http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info

aseeeeeekkkk trusss maaaaaaanggg,,

edunlah ama si akang yang satu ini mah,, dibikin gotang sayah seharieun,, prikitiewwww

1 komentar

FLOW CHART SOFTSWITCH CLASS 4 & CLASS 5

0 komentar

SOFTSWITCH CLASS 4



SOFTSWITCH CLASS 5


KOMPONEN SIP & H 323

0 komentar

KOMPONEN SIP (SESSION INITIATION PROTOCOL)


KOMPONEN H 323

PERENCANAAN INFRASTRUKTUR NGN INDONESIA

0 komentar



  • Penambahan jumlah softswitch yang saat ini hanya dimiliki 2 buah kotabesar saja yaitu d Jakarta & Surabaya
  • Pada layer transport backbone menggunakan core router/network, transmisi backbone
  • Pada layer transport regional menggunakan Metro Ethernet
  • Pada layer access network menggunakan MSAN/AGW, GPON/FTTX

SIGNALING ANTARA SS7 & SIGTRAN

0 komentar


  • Mengenkapsulasi dan transport protoko pensinyalan PSTN (SS7) menggunakan SIgtran untuk MGC-F atau SGF lainnya
  • Untuk jaringan mobile, mengenkapsulasi dan transport protokol PSTM/PLMN (SS7) menggunakan Sigtran ke MGC-F atau SGF lainnya
  • Satu SG-F dapat melayani bermacam-macam MGC-F
  • Dapat digunakan pada protokol yang meliputi : Sigtran, SUA, dan M3UA over SCTP

MACAM-MACAM PROTOKOL

0 komentar

SCCP = Signalling Connection Control Part

TCAP = Transaction Capability Application Part

INAP = Intelligent Network Application Part

TUP = Telephone User Part

DUP = Data User Part

MAP = Mobile Application Part

ISUP = ISDN User Part

SCTP = Stream Control Transmission Protocol

SUA = SCCP User Adaptation

M3UA = MTP layer r User Adaptation

SS7, MEGACO, & SIGTRAN STACK PROTOCOL

0 komentar


Megaco Stack Protocol : MG, MGC, IP (TCP/UDP), ATM (AAL5, MTP3B, SAAL)

Sigtran Stack Protocol : M2PA, M2UA, M3UA, SUA, SCTP

FUNCTIONAL PLANE

0 komentar


1. Transport Plane

  • Responsible transport of messages (call signaling, call and media setup, or media) across the VoIP network.
  • Transport mechanism(s) for these messages based on any technology that satisfies the requirements for carrying these types of traffic.
  • Provides access for signaling and media with external networks, or terminals to VoIP networks.
  • Transport Plane devices and functions are controlled by Call Control & Signaling Plane.
  • The transport plane is further divided into three domains:
    • IP Transport Domain :
    • Interworking Domain;
    • Non-IP Access Domain

2. Call Control & Signaling Plane

  • It controls the major elements of the VoIP network, especially in the Transport Plane.
  • Carry out call control based on signaling messages received from the Transport Plane, handle establishment and teardown of media connections across the VoIP network by controlling components in the Transport Plane.

3. Service & Application Plane

  • Provides the control, logic and execution of one or more services or applications in a VoIP network.
  • Control the flow of a call based on the service execution logic. They achieve this by communication with devices in the Call Control & Signaling Plane.
  • Service & App Plane consists of devices like :
    • Application Servers and
    • Feature Servers.

4. Management Plane

It functions such as :

  • Subscriber and service provisioning,
  • Operational support,
  • Billing and
  • Other network management tasks are handled.

It can interact with any or all of the other three planes through industry standard (e.g. SNMP) or proprietary protocols and APIs

FUNCTIONAL ENTITIES

0 komentar


1. Media Gateway Controller Function

(MGC-F) a.k.a. Call Agent or Call Controller

Provides the call state machine for endpoints. Its primary role is to provide the call logic and call control signaling for one or more media gateways.

2). Call Agent Function (CA-F) and 3) Interworking Function (IW-F)

CA-F and IW-F are subsets of the MGC-F.

  • CA-F exists when the MGC-F handles call control and call state maintenance. Examples of CA-F protocols and APIs include :
    • SIP, SIP-T, BICC, H.323, Q.931, Q.SIG, INAP, ISUP, TCAP, BSSAP, RANAP, MAP and CAP (mobile)
    • Open APIs (JAIN, Parlay, etc.)
  • IW-F exists when the MGC-F performs signaling interaction between different signaling networks (e.g. SS7 and SIP). Examples of IW-F protocols include H.323/SIP

4). Call Routing and 5). Accounting Functions (R-F/A-F)

  • R-F provides call routing information to the MGC-F, while the
  • A-F :
    • collects call accounting information for billing purposes. A-F can also
    • have a broader role embodied by the common AAA functionality (authentication, authorization and accounting) in remote access networks.

6). SIP Proxy Server Function (SPS-F)

    • The most common embodiment of the R-F and A-F is as a SIP Proxy Server. For this reason, the ISC recognizes a separate SIP Proxy Server Function (SPS-F).

7). Signaling Gateway Function (SG-F) and

8). AccessGatewaySignaling Function (AGS-F)

  • SG-F provides a gateway for signaling between a VoIP network and the PSTN, whether SS7/TDM- or BICC/ATM-based. For wireless mobile networks, the SG-F also provides a gateway for signaling between an IP-based mobile core network and PLMN that is based on either SS7/TDM or BICC/ATM.

The primary role of the SG-F is to encapsulate and transport PSTN (ISUP or INAP) or PLMN (MAP or CAP) signaling protocols over IP.

  • AGS-F provides a gateway for signaling between a VoIP network and circuit-switched access network, whether V5- or ISDN-based.
  • 9). Application Server Function (AS-F)
  • The AS-F is the application execution entity. Its primary role is to provide the service logic and execution for one or more applications and/or services

10). Service Control Function (SC-F)

  • SC-F exists when the AS-F controls the service logic of a function.

11). Media Gateway Function: (MG-F)

  • MG-F interfaces the IP network with an access endpoint or network trunk, or a collection of endpoints and/or trunks

12. Media Server Function (MS-F)

  • The MS-F provides media manipulation and treatment of a packetized media stream on behalf of any applications. Its primary role is to operate as a server that handles requests from the AS-F or MGC-F for performing media processing on packetized media streams.

ARSITEKTUR NGN

0 komentar


Transport stratum functions

The transport stratum functions include :

  • transport functions and
  • transport control functions

1. Transport functions

  • Provide the connectivity for all components and physically separated functions within the NGN.
    • Provide support for the transfer of media information,
    • as well as the transfer of control and management information.
    • Transport functions include :
      • access network functions,
      • edge functions,
      • core transport functions, and
      • gateway functions.

2. Transport control functions

The Transport control functions include :

  • Resource and Admission Control Functions and
  • Network Attachment Control Functions.

Resource and Admission Control Functions (RACF), provide :

  • QoS control (including resource reservation, admission control and gate control), NAPT and/or FW traversal control Functions over access and core transport networks.
  • Admission control involves checking authorisation based on user profiles, SLAs, operator specific policy rules, service priority, and resource availability within access and core transport.

Network Attachment Control Functions (NACF)

  • Provide registration at the access level and initialization of end-user functions for accessing NGN services.
  • These functions provide network-level identification/ authentication, manage the IP address space of the access network, and authenticate access sessions.

3.Transport user profile function

  • database user
  • This abstract representation of the functional grouping in the service stratum includes the Service control functions and the Application/ Service support functions, as well as service user profiles

Service control functions

  • The Service control functions include both session and non-session control, registration, and authentication and authorization functions at the service level. They can also include functions for controlling media resources, i.e., specialized resources and gateways at the service-signalling level.

Application/Service support functions

  • The Application/Service support functions include functions such as the gateway, registration, authentication and authorization functions at the application level.

Service user profile functions

    • The service user profile functions represent the combination of user information and other control data into a single user profile function in the service stratum, in the form of a functional database. This functional database may be specified and implemented as a set of cooperating databases with functionalities residing in any part of the NGN.

3. End-user functions

No assumptions are made about the diverse end-user interfaces and end-user networks that may be connected to the NGN access network. Different categories of end-user equipment are supported in the NGN, from single-line legacy telephones to complex corporate networks. End-user equipment may be either mobile or fixed.

ARSITEKTUR SOFTSWITCH

0 komentar


1. Media Gateway Controller (MGC
) atau Call Agent

MGC atau Call Agent adalah elemen utama softswitch, berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain, dan menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, yakni termasuk PSTN, SS7, dan jaringan IP. Antara MGC saling berhubungan dengan protocol SIP-T.

2. Signalling Gateway (SG)

Signalling gateway (SG) menciptakan suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7,sedangkan MGC menangani sirkuit suara yang telah dibangun oleh mekanisme pensinyalan SS7.

3. Media Gateway (MG)

Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan akses pelanggan. Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway

Trunk gateway adalah mediagateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile).Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyalt rafik maupun signalling atau protokolnya.

Access gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atau terminal pelanggan (CPE).

Antara MG dengan MGC saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP(Media Gateway Control Protokol).

4. Media Server

Media server melaksanakan fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Jika diperlukan, ini akan mendukung digital signal processing (DSP). Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server. Media Video juga akan dilayani oleh suatu Media Server manakala bisa diterapkan.Media akses adalah media yang digunakan oleh jaringan softswitch untuk menjangkau pelanggan. Media akses dapat menggunakan cable modem, leasedcircuit, v.52, DSL, HFC, dan radio akses.

5. Application server

Application server adalah elemen jaringan yang menyediakan aplikasi tambahan di luar fitur teleponi yang membutuhkan server tersendiri, misalnya voice mail, prepaid call, fixed sms, voice VPN ,dll.

6. Operating support system (OSS)

Adalah elemen jaringan yang berfungsi untuk mendukung operasi dan pemeliharaan jaringan, seperti managemen jaringan, provisioning, billing, monitoring,statistik, dll.

  1. I. Protokol-Protokol pada Softswitch
  • Interface untuk jaringan data/IP: Fast Ethernet (2 port)
  • Protokol untuk antar softswitch: SIP-T
  • Protokol untuk Media Gateway: MGCP atau H.248 (MEGACO)
  • Protokol untuk Signaling Gateway: SIGTRAN
  • Protokol untuk ke jaringan VoIP: H.323 (Versi 2)
  • Protokol untuk Application/Feature/Media Server dan perangkat SIP-phone: SIP